2 Bulan Usai Operasi Gabungan, Tambang di Sangihe Disebut Kembali Beraktivitas, Limbah Diduga Dibuang ke Laut

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

VIRALMANADO.COM- Aktivitas pertambangan di wilayah Desa Bowone, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali menjadi sorotan. Kegiatan tersebut disebut kembali ramai meski sebelumnya lokasi itu telah ditertibkan melalui operasi gabungan aparat penegak hukum (APH) dan dipasangi garis polisi.

Informasi yang diperoleh menyebut aktivitas pertambangan kembali terpantau sekitar dua bulan setelah operasi gabungan dilakukan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan di lokasi yang sebelumnya telah menjadi sasaran penindakan.

Garis polisi yang masih dikaitkan dengan penanganan lokasi tersebut juga menjadi perhatian. Sebab, apabila benar aktivitas pertambangan kembali berlangsung, masyarakat mempertanyakan bagaimana kegiatan itu dapat berjalan di kawasan yang sebelumnya telah ditertibkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga berharap aparat tidak berhenti pada pemasangan garis polisi maupun operasi penertiban sesaat. Pengawasan lanjutan dinilai diperlukan untuk memastikan kegiatan yang diduga tidak mengantongi izin tidak kembali berlangsung.

Dugaan Limbah Masuk ke Laut

Selain aktivitas pertambangan, persoalan lingkungan turut menjadi perhatian. Limbah yang diduga berasal dari kegiatan pertambangan disebut berpotensi mengalir atau dibuang ke kawasan laut di sekitar lokasi.

Kondisi kawasan mangrove di sekitar wilayah pertambangan juga disebut mengalami kerusakan. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan verifikasi dari instansi berwenang untuk memastikan sumber kerusakan serta dampaknya terhadap lingkungan.

Jika ditemukan pelanggaran, penanganannya tidak hanya menyangkut aspek pertambangan, tetapi juga dapat berkaitan dengan ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Masyarakat kini meminta aparat dan instansi terkait melakukan pengecekan kembali ke lokasi. Mereka berharap ada kepastian mengenai status aktivitas pertambangan, keberadaan garis polisi, serta dugaan pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait mengenai aktivitas pertambangan yang disebut kembali berlangsung di wilayah Bowone tersebut.

Konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut terkait juga penting dilakukan untuk memastikan informasi mengenai aktivitas tambang, pengelolaan limbah, serta status hukum lokasi tersebut.

ManadoViral.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.(vm)

Follow WhatsApp Channel viralmanado.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Invoice Tanpa PPN dan Dugaan Solar Subsidi Masuk Industri, DJP Sulut Didorong Periksa PT Berkat Trivena Energi
Diduga Jual Solar Subsidi Tanpa Pajak, DJP Diminta Periksa PT Wayamato Jobubu Makmur, Nama Party, Ilham dan Ichon Mencuat
Kasus PT HWR Makin Panas! Kiki Mewo Disebut Mangkir Panggilan Ketiga Kejati, Jawab Konfirmasi Wartawan: “Kenapa Mau Minta Uang?”
Diduga Tambang Tanpa Izin Masih Beroperasi Siang-malam di Ratatotok, Aparat Ditantang Turun! Nama Enal Supit Disebut
Tangki Biru Berlabel PT 5999 Disorot, Jejak PT BAE dan Nama Diego-Jefri Muncul
Berita ini 36 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 05:22 WIB

Invoice Tanpa PPN dan Dugaan Solar Subsidi Masuk Industri, DJP Sulut Didorong Periksa PT Berkat Trivena Energi

Kamis, 17 September 2026 - 11:22 WIB

Diduga Jual Solar Subsidi Tanpa Pajak, DJP Diminta Periksa PT Wayamato Jobubu Makmur, Nama Party, Ilham dan Ichon Mencuat

Kamis, 17 September 2026 - 03:47 WIB

Kasus PT HWR Makin Panas! Kiki Mewo Disebut Mangkir Panggilan Ketiga Kejati, Jawab Konfirmasi Wartawan: “Kenapa Mau Minta Uang?”

Rabu, 16 September 2026 - 14:18 WIB

2 Bulan Usai Operasi Gabungan, Tambang di Sangihe Disebut Kembali Beraktivitas, Limbah Diduga Dibuang ke Laut

Rabu, 16 September 2026 - 04:35 WIB

Tangki Biru Berlabel PT 5999 Disorot, Jejak PT BAE dan Nama Diego-Jefri Muncul

Berita Terbaru

error: Content is protected !!